B. Globalisasi
Kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal atau proses mendunia
Orang yang pertama kali menggunakan istilah globalisasi adalah Theodore Levitte pada tahun 1985. Apa yang dimaksud dengan globalisasi? Menurut Waters dalam Kamanto Sunarto (2004), globalisasi adalah suatu proses sosial yang di dalamnya kendala geografi terhadap pengaturan sosial dan budaya menjadi surut dan manusia menjadi semakin sadar bahwa pengaturan tersebut menjadi semakin surut.
Globalisasi menjadikan seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terkait, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru dengan meniadakan batas geografis, ekonomi, sosial, dan budaya. Selain itu, globalisasi mengubah dunia menjadi satu kesatuan yang terwujud dalam bentuk keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia. Keterkaitan itu dapat melalui berbagai macam kontak seperti perdagangan, komunikasi, investasi, perjalanan, dan budaya.
1. Bentuk Globalisasi
a. Globalisasi Bidang Budaya
proses kebudayaan menjadi budaya global atau dunia. Globalisasi budaya dalam hal bahasa misalnya, bahasa internasional Inggris, Mandarin, Latin, Arab. Bahasa Indonesia sekrang ini juga dipelajari di beberapa negara seperti Cina, Australia, Belanda, Amerika dsb.
Dalam globalisasi budaya disebarkanlah kesamaan semua kebudayaan di dunia. Di zaman sekarang budaya lokal dan tradisional terkadang muncul dalam komunitas kecil saja, terpaku pada ruang dan waktu serta biasanya diperagakan, diciptakan ulang secara tatap muka. Namun budaya global sudah pasti akan melintasi ruang dan waktu melalui teknologi komunikasi dan transportasi.
Budaya global akan masuk ke negara mana saja yang mengikuti arus globalisasi. Dengan globalisasi budaya semacam ini pelan-pelan budaya lokal dapat tergeser. Namun saat ini banyak yang sudah mulai menggabungkan budaya lokal dan budaya global yang mereka sebut glokal. Misalnya saja, di beberapa café (budaya global ) berkelas saat ini banyak ditemukan budaya-budaya lokal khas setempat seperti kopi Aceh, Kopi Bali, Kopi Lampung, Kopi Singkawang.
b. Globalisasi Bidang Komunikasi
Globalisasi dalam bidang komunikasi dapat dilihat dari kemajuan teknologi komunikasi. Awalnya masyarakat Indonesia berkomunikasi dengan cara tradisional. Kemudian mulai mengalami perkembangan dalam teknologi telepon, handphone, internet serta media sosial yang ada sekarang ini.
Selain untuk berkomunikasi media-media tersebut juga dapat digunakan untuk mengakses informasi dengan cepat dan mudah, sehingga dianggap lebih efektif dan efisien.
![]()
c. Globalisasi Bidang Ekonomi
Globalisasi ekonomi memang berkaitan erat dengan perdagangan bebas (free trade). Perdagangan bebas adalah system perdagangan yang makin luas dan menghilangkan hambatan-hambatan tidak lancarnya perdagangan internasional.
Kerja sama di bidang ekonomi antarnegara telah menyatukan negara yang terlibat dalam organisasi internasional. Di Eropa terdapat Uni Eropa, AFTA di Asia, APEC di Kawasan Asia Pasisifik, NAFTA di Kawasan Amerika Utara.
Ada juga perusahaan berskala internasional seperti Pepsi, Coca Cola, Pocari, McDonald, KFC, dan Carefour, Unilever, Indofood. Info lebih lanjut bisa dilihat di https://lifepal.co.id/media/perusahan-multinasional/
Semua itu merupakan perusahaan tertentu di seluruh dunia, seolah dunia telah menjadi satu pasar, tidak ada lagi batas batas yang menghambat operasi mereka.
Adapun ciri-ciri yang menandai globalisasi ekonomi adalah sebagai berikut :
1) Beroperasinya suatu perusahaan di lebih dari satu negara.
Perusahaan ini
memproduksi dan menjual hasil produksinya secara internasional.
2) Perubahan dalam mencari keuntungan yang kompetitif dan
memaksimalkan
laba dengan terus-menerus mencari lokasi produksi paling efisien
dan
murah.
3) Memiliki kemudahan jangkauan geografis yang membuat perusahaan
dengan cepat memindahkan berbagai sumber dan operasi di seluruh
dunia
4) Menguasai 75% perdagangan dan sekitar 33% dari seluruh
output perekonomian global.
5) Adanya penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus
modal,
barang, dan jasa.
6) Batas suatu negara akan menjadi kabur.
7) Keterkaitan antara ekonomi nasional dan internasional semakin erat.
8) Membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. Contohnya bisa dilihat di https://bp-guide.id/AX2mpp1A atau https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/01/29/inilah-20-perusahaan-indonesia-yang-berhasil-dalam-pasar-global
9) Membuka peluang bagi masuknya produk global ke pasar domestic
d. Globalisasi Bidang IPTEK
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong
semakin cepatnya globalisasi. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (iptek) merupakan
kekuatan utama dalam
meningkatkan kesejahteraan yang berkelanjutan dan peradaban
suatu bangsa.
Ilmu pengetahuan merupakan upaya mencari pengetahuan yang dapat diuji dan diandalkan serta dilakukan secara sistematis menurut tahapan yang teratur dan berdasarkan prinsip serta prosedur tertentu.
Sementara teknologi merupakan seluruh perangkat, ide, metode, teknik, atau benda-benda material yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Pada dasarnya ilmu pengetahuan merupakan teori-teori yang dirumuskan secara tetap sementara teknologi adalah praktek atau ilmu terapan dari teori yang berasal dari ilmu pengetahuan.
Tujuan utama perkembangan globalisasi iptek adalah
perubahan kehidupan
masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat, dan
aman. Dengan
teknologi yang berkembang kita dapat melakukan segala sesuatu
dalam waktu
yang singkat secara cepat. Globalisasi iptek sendiri
membawa pengaruh besar
dalam berbagai bidang kehidupan.
e. Globalisasi Bidang Transportasi
Transportasi adalah pemindahan barang, atau manusia dari tempat satu ke tempat yang lain.
Globalisasi sangat membutuhkan transportasi dalam proses perkembangannya. Seiring dengan kebutuhan akan alat transportasi banyak pengusaha melakukan inovasi dalam penerapan transportasi tersebut.
Semakin modern dan semakin cepat alat transportasi menyebabkan proses mobilitas manusia dengan segala kebudayaannya juga menjadi semakin cepat dan jauh.
Contoh :
a. Pesawat cargo ( angkut barang )
b. Kapal kargo ( pengangkut peti kemas )
c. Kereta cepat
d. Pesawat penumpang jumbo jet
Beberapa faktor membuat globalisasi di bidang transportasi
menjadi semakin
berkembang, antara lain adalah sebagai berikut:
1)
Manusia menginginkan
perubahan karena mereka menuntut hidup yang
lebih mudah dan praktis.
2) Perkembangan teknologi yang ditandai semakin majunya Pendidikan
3)
Perkembangan di bidang
telekomunikasi yang membuat perkembangan
alat transportasi diberitakan dengan cepat ke seluruh penjuru
dunia
Demikian, semoga bisa menambah wawasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar