Powered By Blogger

Rabu, 13 Januari 2021

BAB III. Ketergantungan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan Masyarakat

 

IPS 9 BAB III. Ketergantungan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan Masyarakat  

 

A.    PERDAGANGAN INTERNASIONAL

1.      Pengertian

Perdagangan Intenasional diartikan sebagai hubungan tukar-menukar barang atau jasa yang saling menguntungkan antara suatu negara dengan negara lain.

 



2.      Teori-Teori Perdagangan Internasional 

    a    Teori keunggulan mutlak (Adam Smith)

 Suatu negara disebut memiliki keunggulan mutlak dari negara lain jika negara  tersebut memproduksi barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi oleh negara lain

b.    Teori keunggulan Komparatif (David Ricardo)

    Suatu negara disebut memiliki keunggulan komparatif dari negara lain jika negara                tersebut mampu memproduksi lebih banyak barang atau jasa dengan biaya yang                  lebih murah daripada negara lainnya.

  3.      Faktor-Faktor Penyebab dan Pendorong Timbulnya Perdagangan Internasional.

Penyebab terjadinya perdagangan antar negara adalah tidak adanya negara yang dapat memenuhi semua kebutuhan negaranya sendiri. Barang yang dihasilkan oleh negara yang satu berbeda dengan barang yang dihasilkan oleh negara lain. Perbedaan inilah yang menimbulkan pertukaran hasil antara satu negara dan negara lain.

Faktor pendorong :

a.       Perbedaan sumber daya alam yang dimilliki oleh suatu negara.

b.      Efisiensi (Penghematan Biaya Produksi)

c.       Perbedaan tingkat lualitas sumber daya manusia

d.      Perbedaan Budaya suatu bangsa

e.       Perbedaaan penguasaan tingkat teknologi yang digunakan

f.        Selera

        Faktor lain yang juga berpengaruh yakni faktor sosial, politik, perbedaan upah dan biaya                    produksi dan pertahanan keamanan (hankam)  

 

4.      Manfaat Perdagangan Internasional

  1. Setiap negara dapat memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa. Sehingga masyarakat dapat meningkatkan kualitas konsumsi
  2. Setiap negara dapat menciptakan spesialisasi produk yaitu membuat barang produksi yang khusus yang memiliki ciri khas yang tidak dapat dihasilkan oleh negara lain.
  3. Penduduk dari negara yang melakukan perdagangan akan mendapatkan barang dengan mudah dan harga murah. Menstabilkan harga-harga barang kebutuhan.
  4. Mendorong kegiatan produksi. Setiap negara berusaha memperluas pemasaran barang hasil produksi. Apabila pemasaran semakin luas, maka produksi dapat ditingkatkan sehingga permintaan terpenuhi.
  5. Setiap negara dapat meningkatkan hubungan persahabatan antarnegara.
  6. Kegiatan produksi dapat meningkatkan sehingga perusahaan bertambah maju dan membuka kesempatan kerja.
  7. Pendapatan negara meningkat melalui perolehan devisa hasil ekspor.
  8. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi karena masingmasing negara ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas barang.
  9. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan menyerap banyak tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran
  10. Mempercepat transfer teknologi 

 

 

B.     VALUTA ASING 

1.      Pengertian

Mata uang asing yang dipakai sebagai alat pembayaran luar negeri disebut valuta asing.

2.      Ragam Valuta Asing

 Beberapa contoh valuta asing di dunia yaitu:

·         Dolar (US$)           Amerika Serikat

·         Riyal (R/SR)          Arab Saudi

·         Poundsterling (£)   Inggris

·         Yen (¥)                   Jepang

·         Euro (€)                  Uni Eropa

 

C.     KURS VALUTA ASING

1.      Pengertian

            Kurs adalah perbandingan nilai mata uang asing terhadap mata uang dalam negeri.

2.      Macam-Macam Kurs

a.       Kurs beli, adalah kurs yang diberlakukan oleh bank apabila bank membeli mata uang asing.

 Kurs  ini dipakai pada waktu kita menukarkan uang asing dgn Rupiah ke bank/money     changer

b.      Kurs jual, adalah kurs yang diberlakukan oleh bank apabila bank menjual mata uang asing.

 Kurs ini dipakai pada waktu kita membeli mata uang asing ( menukar Rupiah dengan mata   uang asing )

c.       Kurs tengah, adalah kurs rata-rata antara kurs beli dan kurs jual .

 

D.    CARA PEMBAYARAN INTERNASIONAL

Devisa

Devisa adalah semua barang yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran internasional dan dapat diterima di dunia internasional.

Orang membayar transaksi perdagangan internasional dengan menggunakan valuta asing dan wesel asing. Wesel asing adalah surat perintah untuk membayar sejumlah uang kepada pihak yang namanya tercantum pada wesel di saat jatuh tempo.


Devisa befungsi sebagai:

  1. Alat pembayaran antar negara / internasional
  2. alat tukar internasional
  3. penimbun dan pengukur kekayaan negara
  4. cadangan moneter / keuangan negara

 Devisa dibedakan menjadi :

  1.  Devisa Umum      : digunakan dalam transaksi perdagangan internasional
  2.  Devisa kredit        : digunakan dalam kegiatan pinjam meminjam antar negara

 

Sumber Devisa

  1. Ekspor barang dan jasa
  2. Pinjaman luar negeri
  3. Pendapatan dari luar negeri :
    •   TKI
    •    Wisatawan Asing

 

 

E.     EKSPOR DAN IMPOR

  •          Ekspor
    • Adalah kegiatan perdagangan suatu perusahaan untuk mengeluarkan barang dari dalam negeri dan memperdagangkannya diwilayah negara lain.
    • Negara yang menjual barang dan jasa ke negara lain disebut negara pengekspor.
  •         Impor
    • Kegiatan pedagangan suatu perusahaan untuk memasukan barang dari luar negeri untuk dipedagangkan atau diperjualbelikan di dalam negeri.
    • Negara yang membeli barang dan jasa ke negara lain disebut negara pengimpor.

 

F.      DAMPAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL BAGI PEREKONOMIAN INDONESIA

1.      Dampak Positif

a.       Terpenuhi kebutuhan akan berbagai macam barang dan jasa

b.      Penduduk di negara yang bersangkutan dapat memperoleh barang dan jasa dengan mudah dan murah sebagai akibat dari adanya efisiensi dan spesialisasi

c.       Devisa negara meningkat

d.      Terbukanya kesempatan kerja

e.       Terciptanya persahabatan dan kerja sama antarnegara di berbagai bidang

f.        Terdorongnya kegiatan ekonomi dalam negeri

2.      Dampak Negatif

a.       Mundurnya industri dalam negeri jika masyarakat lebih menyukai produk-produk yang diimpor dari luar negeri

b.      Munculnya ketergantungan terhadap negara-negara maju sebagai pemilik faktor-faktor produksi

 

G.    HAMBATAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL

1.      Kuota
Kebijakan untuk membatasi jumlah ekspor dan impor dari suatu negara tertentu.

2.      Larangan Impor
Kebijakan suatu negara melarang impor untuk produk-produk tertentu.
Contoh : Tahun 2020 Eropa melarang impor minyak kelapa sawit ( CPO ) dari Indonesia

3.      Tarif ( Pajak Ekspor/impor )
Kebijakan penetapan pajak atas barang ekspor dan impor. Pajak akan menyebabkan harga barang menjadi lebih mahal.

4.      Subsidi
Kebijakan untuk memberikan bantuan kepada produsen dalam negeri agar mereka tetap tertarik untuk memproduksi komoditas tertentu. Hal ini menyebabkan terjadinya pengurangan barang impor dari negara lain.
Contoh Indonesia memberikan subsidi kepada petani untuk menanam padi, sehingga jumlah impor beras menurun.

5.      Embargo Ekonomi
kebijakan untuk tidak berhubungan dengan suatu negara dalam bidang ekonomi, khususnya perdagangan internasional.

6.      Politik Dumping.
Menjual barang di luar negeri lebih murah dibandingkan di dalam negeri. 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar